banner ad

Gara-gara Iddah Wanita Muslimah, Pakar Genetika Yahudi Masuk Islam

| 25 Agustus 2012 | 39 Comments
  • Sharebar

(Spirit Islam)Artikel dihapus karena diragukan validitasnya. Terimakasih….

Hormat kami, Admin www.spiritislam.net

Tags:

Category: MUKJIZAT

About the Author ()

Comments (39)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Rahimuddin mengatakan:

    Dear Admin spirit islam

    saya tertarik berita “Gara-gara Iddah Wanita Muslimah, Pakar Genetika Yahudi Masuk Islam”… apakah anda punya refferensi kajiannya….? pls share… sy sangat intereset membaca risetnya…..

    thanks….

    wassalam

  2. Tiadi Naedi mengatakan:

    Subhanallah…

  3. Allahuakbar…!!!
    Sungguh Agung atas AgamaMu

  4. Travel umroh mengatakan:

    Subhanallah….luar biasa

  5. fildy mengatakan:

    referensinya dari mana ini ya? kok gak ada publikasi tentang rekam sidik laki-laki terhadap perempuan yang berhubungan dengan sex di internet.
    Robert Guilhem dicari di google juga gak ada yang berhubungan dengan penelitiannya..

  6. aa'io mengatakan:

    Ada yang bisa menjelaskan lbh detail sidik tsb dalam bentuk apa? Kok bisa mendeteksi anak siapa :)

  7. winda wulandari mengatakan:

    bergabung

  8. mas Boy mengatakan:

    سُبْحَانَ اللّه…

  9. abdu mengatakan:

    Subhanalloh

  10. agus mengatakan:

    Subhanallah…
    penelitian2 yang dilakukan oleh para ilmuwan, tanpa disadari, dan perlahan lahan akan membuktikan kebenaran dari firman Tuhan

  11. adi mengatakan:

    Subhanalloh..
    shodaqqollah wa rosuluh.

  12. Dede mengatakan:

    Info bagus, tapi jauh lebih bagus lagi bagi admin http://www.spiritislam.net untuk mencantumkan sumber aslinya. Silahkan cek sendiri di wenbsite Einstein College http://www.einstein.yu.edu. Ketik saja di kotak search nama Robert Geilhem, di situ tidak ditemukan nama tersebut. Silahkan ceak juga memakai Google Scholar, ketik nama itu dan kata genetics women finger prints, tidak ada artikel jurnal ilmiah internasional yang melaporkan penelitian dimaksud. Sekali lagi buat admin http://spiritislam.net tolong lebih hati-hati dan diyakinkan terlebih dahulu validitas sumber artikel yang dipublish. Terimakasih

  13. Yudha mengatakan:

    Bila di check di Albert einstein college, http://www.einstein.yu.edu/search/?q=robert%20guilham&searchType=faculty
    kenapa nama Robert Guilhem tidak ditemukan? Please, ini berita perlu di check kebenarannya. jangan sampai menjadi bahan tertawaan lagi seperti case Neil amstrong, Wong Fei Hung, Einstein, Candi Borobudur, dsb.

  14. Aad mengatakan:

    Itu di link2 situs arab juga dipertanyakan kok source & validitasnya.
    Baca deh comment2nya.

  15. okalele mengatakan:

    Hoax dan taqiyya lagi…dasar!
    Cari tuh sampai botak namanya Robert Guillaume atau Gulamme atau Gurameh.
    Dr. Abdel Basset Mohamed al-Sayed, Prof dari Mesir ini memang doyan menyebar taqiyya, dia pulalah yg menyebar hoax ttg Neil Amstrong dll. Doktor al azhar ini sdh bukan rahasia umum jadi guyonan ilmuwan di seantero timur tengah.

    Cek disini:
    http://elderofziyon.blogspot.com/2012/08/more-on-absurd-claims-that-science.html

  16. dh1k4 mengatakan:

    Saya sependapat dengan rekan2 lain.. sampai saat ini saya blm bisa menemukan publikasi penelitian robert guilhem dan nama guilhem tdk terdata di eistein college

  17. merantau mengatakan:

    Dear admin & teman2

    Saya baca versi web bhs arabnya yg linknya ditampilkan oleh admin, sebagai maroji’ berita diatas. Saya baca ulang lg versi bhs indo nya, menurut saya Dr. Abd Basith Muhammad, (diatas tertulis Dr. Abd Basith as-sayyid. Kata “sayyid”nya memiliki makna penghormatan untuk beliau, jd bkn masuk kenama), beliau ini bukan “menegaskan” (baca diatas) tetapi beliau inilah yang menceritakan, yg shoot info pertama. Jelas beda makna si penegas & si pencerita. Penegas; berarti sdh ada cerita sblmnya. Pencerita; dia yg memulai publikasi. Point saya, kl mau napak tilas berita ini, bs dimulai dari as-sayyid Dr. Abd basith muhammad, seorang guru besar & konsultan medis Mesir.

    Assalam liman tabi’a huda

    • samitaqi mengatakan:

      Mohon anda perdalam lagi membaca teks arabnya. kalo sayyid penghormatan diawal nama. ini diakhir nama. silahkan disearch di google itu nama beliau. Trims ya

  18. Herni mengatakan:

    Subhanallah

  19. lauhim mahfud mengatakan:

    islma is solution, islam is the best.

  20. Azhar mengatakan:

    Sesuatu yang masih abu-abu kenap diberitakan, ini menjurus amalan fasik.

  21. S. Aminullah mengatakan:

    Unzhur ma qola, wa lanzhur man qola…∂ķΰ yakin brita ini benar, y menertawai itu justru org2 y ga berniat buruk. Good news..

  22. Dodi mengatakan:

    Tentang berita idah dan pakar Yahudi yg masuk Islam dengan sumber: http://spiritislam.net/index.php/2012/08/25/gara-gara-iddah-wanita-muslimah-pakar-genetika-yahudi-masuk-islam/ Berita ini oleh teman saya yg dosen yg juga biasa ke luar negri Sudah dilakukan pencarian via academic search engine seperti di google, google scholar, ebscohost, ABI, jstor, dan einstein.yu.edu dan dia belum ketemu yang namanya Robert Guilhem. Di Albert Einstein College (bukan Einstain) juga tidak ketemu nama Robert Guilhem.

    Menurut dia kemungkinan besar berita ini hoax.

    Menurutnya, lepas dari berita ini benar atau salah, ada pihak2 yang senengnya membuat hoax. Bahkan ada sekelompok orang yang memang pekerjaannya memproduksi hoax!
    Banyak hoax yang diproduksi dan bisa mengacaukan keimanan umat-2 beragama, termasuk umat Islam. Bahayanya adalah, kalau hoax-2 yang beredar telah diyakini secara masal, hingga yakinnya sekuat berita-2 yang benar adanya. Bilamana hoax-2 tersebut terbukti atau terbongkar sebagai berita artificial, ini bisa membuat kita meragukan berita-2 lain yang sesungguhnya benar adanya.

    Namun kesimpulan sementara dia tsb menurutnya masih ada kemungkinan salah terutama dari beberapa sisi,yakni:
    1. Kalau namanya ternyata tidak persis tepat “Robert Guilhem”. Dia mendapat jejak artikel aslinya bukan berbahasa inggris tapi berbahasa arab. Rada cocok karena yang menceritakan hal ini adalah professor di Mesir. Di artikel bahasa arab tersebut di sebut namanya sebagai روبرت غيلهم،   Transliterasinya bisa bermacam-2, seperti Robert Guilhem, Gelhem, Gelham, Galhim, Ghlem, Gholum, dll.
    2. Kalau publikasinya baru terbit 2013 nanti. Jadi kalau asumsinya sekarang baru dalam bentuk manuscript atau proceeding, bisa jadi belum terlacak.

  23. dodi mengatakan:

    Sudah dilakukan pencarian via academic search engine seperti di google, google scholar, ebscohost, ABI, jstor, dan einstein.yu.edu dan belum ketemu yang namanya Robert Guilhem. Di Albert Einstein College (bukan Einstain) juga tidak ketemu nama Robert Guilhem.

    kemungkinan besar berita ini hoax.

    lepas dari berita ini benar atau salah, ada pihak2 yang senengnya membuat hoax. Bahkan ada sekelompok orang yang memang pekerjaannya memproduksi hoax!
    Banyak hoax yang diproduksi dan bisa mengacaukan keimanan umat-2 beragama, termasuk umat Islam. Bahayanya adalah, kalau hoax-2 yang beredar telah diyakini secara masal, hingga yakinnya sekuat berita-2 yang benar adanya. Bilamana hoax-2 tersebut terbukti atau terbongkar sebagai berita artificial, ini bisa membuat kita meragukan berita-2 lain yang sesungguhnya benar adanya.

    Namun kesimpulan hoax ini masih ada kemungkinan salah terutama dari beberapa sisi,yakni:
    1. Kalau namanya ternyata tidak persis tepat “Robert Guilhem”. jejak artikel aslinya bukan berbahasa inggris tapi berbahasa arab. Di artikel bahasa arab tersebut di sebut namanya sebagai روبرت غيلهم، Transliterasinya bisa bermacam-2, seperti Robert Guilhem, Gelhem, Gelham, Galhim, Ghlem, Gholum, dll.
    2. Kalau publikasinya baru terbit 2013 nanti. Jadi kalau asumsinya sekarang baru dalam bentuk manuscript atau proceeding, bisa jadi belum terlacak.

  24. TERNYATA HOAX mengatakan:

    Bila dikaji lebih dalam berita ini adalah bohong belaka.
    Ada banyak kelemahan yang diceritakan disini….
    1. Penelitian membutuhkan waktu yang lama disamping orang Israel banyak tidak diterima dinegeri Islam. Apakah bisa dan apakah dibolehkan oleh yang punya badan untuk dicek buat uji coba penelitian.
    2. Ketahuan anaknya tiga2nya adalah 2 diantaranya hasil selingkuh setelah beranjak dewasa….!!! Mustahil
    3. Sidik nempel tak lepas dalam 3 bulan itu tidak bisa nempel terus sampai anaknya dewasa. Sangat mustahil.
    4. Dan anda cari sendiri linknya untuk memperbanyak kunjungan dengan bahasa inggris… cocok kan

  25. ervan mengatakan:

    drpd nyari nama robert guilhem ada bagus na d teliti ttg masa iddah nie. apa ea bsa jejak record.. ??

  26. surabayer mengatakan:

    Ass wr wb

    Setelah berusaha melacak nama, institusi, dan sumber ilmiah artikel Republika berikut, sepertinya artikel Republika berikut ini belum bisa 100% dipercaya nilai kebenarannya:

    Gara-Gara Iddah, Pemimpin Yahudi Masuk Islam
    Jumat, 31 Agustus 2012, 14:20 WIB

    http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/08/31/m9lz2z-garagara-iddah-pemimpin-yahudi-masuk-islam#comment-form

    Alasan:

    1. Tidak ditemukan nama “Robert Guilhem” di situs Resmi Albert Einstein College https://www.einstein.yu.edu/ (hal ini mudah dilakukan, ketik pada google.com berikut tanpa tanda kurung [Guilhem site:www.einstein.yu.edu]

    2. Sumber rujukan artikel republika tsb tidak lebih dari situs jejaring social Socyberty.com, jika dilacak di google, akan ketmu link berikut, yang ketika diklik, ternyata artikel tersebut sudah lenyap. http://socyberty.com/society/genetics-experts-jewish-leader-albert-einstain-college-robert-guilham-islam/

    3. Tidak ada situs pemberitaan resmi lainnya yang dapat ditemukan, seperti jurnal ilmiah temuan tersebut, atau situs2 yg layak dipercaya lainnya.

    Saya mohon dengan hormat kepada pihak Republika agar memberi tahu saya/publik rujukan ilmiah artikel tersebut dari jurnal ilmiah. Kenapa dari jurnal ilmiah?, karena artikel tersebut menyinggung-nyinggung hal ilmiah, shg kebenaran ilmiahnya bisa dipertanggung jawabkan jika ada rujukan literatur ilmiah. Ini penting mengingat artikel tersebut telah menyebar luas, termasuk di milis-milis islam dan kemungkinan dapat diambil sebagai bahan ceramah. Jika terbukti artikel tersebut tidak benar, maka ini bisa menyesatkan masyarakat.

    Wallaahu a’lam

    Abu Hadid

  27. angga mengatakan:

    ya sudahhh…kalau gak percaya sama si robert atau dr. Basith, tapi nyatanya Islam dah jauh sblmnya mengatakan ini, dan skrg byk yg dikatakan islam oleh “org yg tdk menggunakan akal (afala yatafaqqaruun)” bahkan profesor2 non islam yg semula tdk percaya kemudian dibelakangan hari mereka meyakininya setelah otak dan akalnya mampu membuktikannya. Nah bila pernyataan diatas kalian ragukan, ini kesempatan utk kalian teliti, semoga mendapat hikmah, dan semoga rekam jejak diistri anda hanya satu rekam jejak…he he he…

  28. Tidung mengatakan:

    yah baru mau baca udah di hapus xixixi

  29. firmansyah mengatakan:

    Barokallahu fik….

    Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua….
    Adapun masalah hoaxnya semoga mereka mendapat hidayah….

  30. Hamdalit mengatakan:

    Hmmm…. Yahudi itu pintar, bisa jadi mereka telah menghapus nama Robert Guilhem, agar Islam meragukan artikel ini. Ambil positifnya ajalah…

Leave a Reply